Quick Sex Dengan Penjaga Toilet Mall

By Lucy 29 September 2019
Parah.. aku gak nyangka malam ini bisa ML. Dan gak nyangkanya lagi, dengan penjaga toilet mall di daerah Jaksel.

Ini terjadi barusan banget, pulang aku langsung mau menuliskan kisah ini. Semoga menjadi bacol yang bagus buat suhu-suhu.

Aku malam ini ada jadwal ngumpul dengan teman-teman Sekolahku dulu. Akhirnya kami berkumpul sejak sore di mall ini.

Setelah makan dan bercengkerama, aku merasa ingin pipis dan izin dengan temanku ke toilet.

Akupun bergegas dan bertanya ke petugas keamanan dimana toilet terdekat.

Setelah diarahkan, aku langsung menuju toilet. Ketika memasuki toilet, tidak seperti biasanya, sangat sepi. Aneh, fikirku.

Tapi tanpa fikir panjang, aku langsung menuju tempat pipis di paling pojok, dan mengeluarkan penisku yang tegang karena ingin pipis.

Aku langsung pipis, aku tidak terlalu memperhatikan sekitar karena merasa sepi.

Tapi, setelah pipis, sebelum memasukkan kembali penis, aku terkejut melihat dicermin ada seorang perempuan yang sedang mengelap wastafel dan terus menerus melihatku. Terutama penisku.

Akupun salah tingkah, dia cantik walaupun terlihat sudah lumayan berumur, rambutnya bersih dan terikat rapi, payudaranya aku taksir 36B.

Aku terpaku, penisku yang tadinya mau lemas akhirnya tegang karena aku merasa senang dia melihat penisku dan tidak menjauh, dia terus menerus melihat.

Kemudian mataku mencari cctv, tidak ada!

Dan aku memberi kode ke dia dengan mulutku, "MAU?" Tanpa mengeluarkan suara.

Dia agak ragu, kemudian aku menunjukkan penisku lebih tegas dan tanpa malu lagi, sambil menunjukkan uang 200rb.

Aku meminta dia untuk mendekat, karena aku merasa disudut ini adalah tempat paling tepat disini.

Dia mendekat dan aku mengisyaratkan tuk buka celana ketatnya, dan kemudian dia langsung nungging. Aku kaget bisa secepat ini.

Tanpa ba bi bu, aku coba masukkan ke mekinya, ooohhh teenyata sudah basah..

Sepertinya dia memang lagi horny. Umurnya aku taksir 35an.

Dengan memegang payudaranya dari belakang yang msih terbungkus baju, aku mulai mendorong penisku ke mekinya.

Masuk, aku maju mundur kan beberapa kali, dia sempat bersuara.. "aaaahkkkhhh.. ooookkkkh" sambil berusaha menahan suaranya..

Akhirnyaaa.. tidak.sampai satu menit.. aku croooooottt.. aku menyesal sekali bisa secepat.ini.. aku cabut.. dan langsung mengantonginya 200rb. Aku cium bibirnya. Dan tanpa sepatahkatapun, aku remas dadanya yang terakhir dan aku langsung pergi.

Sungguh aku ingin mengulanginya, aku ingin minta kontaknya.

Bodohnya aku. Semoga bisa ketemu lagi.. dia baik sekali.