Skip to main content

Quick Sex Dengan Penjaga Toilet Mall

Parah.. aku gak nyangka malam ini bisa ML. Dan gak nyangkanya lagi, dengan penjaga toilet mall di daerah Jaksel.

Ini terjadi barusan banget, pulang aku langsung mau menuliskan kisah ini. Semoga menjadi bacol yang bagus buat suhu-suhu.

Aku malam ini ada jadwal ngumpul dengan teman-teman Sekolahku dulu. Akhirnya kami berkumpul sejak sore di mall ini.

Setelah makan dan bercengkerama, aku merasa ingin pipis dan izin dengan temanku ke toilet.

Akupun bergegas dan bertanya ke petugas keamanan dimana toilet terdekat.

Setelah diarahkan, aku langsung menuju toilet. Ketika memasuki toilet, tidak seperti biasanya, sangat sepi. Aneh, fikirku.

Tapi tanpa fikir panjang, aku langsung menuju tempat pipis di paling pojok, dan mengeluarkan penisku yang tegang karena ingin pipis.

Aku langsung pipis, aku tidak terlalu memperhatikan sekitar karena merasa sepi.

Tapi, setelah pipis, sebelum memasukkan kembali penis, aku terkejut melihat dicermin ada seorang perempuan yang sedang mengelap wastafel dan terus menerus melihatku. Terutama penisku.

Akupun salah tingkah, dia cantik walaupun terlihat sudah lumayan berumur, rambutnya bersih dan terikat rapi, payudaranya aku taksir 36B.

Aku terpaku, penisku yang tadinya mau lemas akhirnya tegang karena aku merasa senang dia melihat penisku dan tidak menjauh, dia terus menerus melihat.

Kemudian mataku mencari cctv, tidak ada!

Dan aku memberi kode ke dia dengan mulutku, "MAU?" Tanpa mengeluarkan suara.

Dia agak ragu, kemudian aku menunjukkan penisku lebih tegas dan tanpa malu lagi, sambil menunjukkan uang 200rb.

Aku meminta dia untuk mendekat, karena aku merasa disudut ini adalah tempat paling tepat disini.

Dia mendekat dan aku mengisyaratkan tuk buka celana ketatnya, dan kemudian dia langsung nungging. Aku kaget bisa secepat ini.

Tanpa ba bi bu, aku coba masukkan ke mekinya, ooohhh teenyata sudah basah..

Sepertinya dia memang lagi horny. Umurnya aku taksir 35an.

Dengan memegang payudaranya dari belakang yang msih terbungkus baju, aku mulai mendorong penisku ke mekinya.

Masuk, aku maju mundur kan beberapa kali, dia sempat bersuara.. "aaaahkkkhhh.. ooookkkkh" sambil berusaha menahan suaranya..

Akhirnyaaa.. tidak.sampai satu menit.. aku croooooottt.. aku menyesal sekali bisa secepat.ini.. aku cabut.. dan langsung mengantonginya 200rb. Aku cium bibirnya. Dan tanpa sepatahkatapun, aku remas dadanya yang terakhir dan aku langsung pergi.

Sungguh aku ingin mengulanginya, aku ingin minta kontaknya.

Bodohnya aku. Semoga bisa ketemu lagi.. dia baik sekali.

Popular posts from this blog

Guruku Liar Sekali

Ini pengalaman kencan seksku sebelum aku mengenal internet, tepatnya ketika aku masih duduk di bangku SMA. Sedang teman kencanku adalah seorang guru seni lukis di SMA-ku yang masih terbilang baru dan masih lajang. Saat itu umurku masih menginjak 19-20 tahun. Sedang guru lukisku itu adalah guru wanita paling muda, baru 25 tahun. Semula aku memanggilnya Bu Guru, layaknya seorang murid kepada gurunya. Tapi semenjak kami akrab dan dia mengajariku making love, lama-lama aku memanggilnya dengan sebutan Mbak. Tepatnya, Mbak Yani. Mau tahu ceritanya?

*****

Sore itu ada seorang anak kecil datang mencari ke rumah. Aku diminta datang ke rumah Mbak Yani, tetangga kampungku, untuk memperbaiki jaringan listrik rumahnya yang rusak.

"Cepat ya, Mas. Sudah ditunggu Mbak Yani," ujar anak SD tetangga Mbak Yani.

Dalam hati, aku sangat girang. Betapa tidak, guru seni lukis itu rupanya makin lengket denganku. Aku sendiri tak tahu, kenapa dia sering minta tolong untuk memperbaiki peralatan rumah t…

ISTRI BINAL

Namaku Kevin berumur 33 tahun, dan istriku bernama Risnawati 29 tahun, dia selalu membuatku merasa bangga karena memilikinya. Ya bangga karena semua pria akan berhasil dia paksa untuk menolehkan kepala jika dia lewat dihadapan mereka. Aku selalu merasa bergairah bila melihatnya mengenakan pakaian sexy, terlebih bila pakaiannya bisa dibilang sangat sexy untuk mengundang beribu pria menelan ludah karena melihatnya.

Tiga Wanita Satu Lelaki

Namaku Jackie dan tentunya bukan nama asliku. Aku adalah pria yang kurang beruntung, karena sudah dua kali ingin berniat untuk berkeluarga dan dua-duanya gagal. Aku berasal dari Indonesia, tapi sudah lama sekali tinggal di negerinya "kanguru". Dan atas saran teman-teman, maka aku mensponsori seorang cewek dari Indonesia dengan niat untuk menikah. Tapi setelah wanita itu mendapatkan izin tinggal tetap di negeri ini, wanita itu meninggalkan aku. Begitu juga dengan yang kedua, yang berasal dari Amerika Latin. Nah, karena rumah yang kumiliki ini mempunyai dua kamar dan karena aku hanya tinggal sendiri sekaligus sudah kapok untuk mencari pasangan lagi, maka kamar yang satunya aku sewakan pada seorang pelajar (cowok) dari Jepang. Namanya Gamhashira. Gamha yang playboy ini sudah dua hari pulang ke negerinya untuk berlibur setelah menamatkan SMA-nya.

Pada suatu sore di hari libur (liburan dari kerja) aku buang waktu dengan main internet, lebih kurang satu setengah jam bermain inter…